Tidak terasa kita hidup di penghujung Zaman. 
Rasullulah SAW Berkata :

Zaman itu dibagi 5 :

1. Zaman Nubuwwah
(Jaman kenabian diawali dari zaman Nabi Adam AS sampai Baginda Nabi Muhammad SAW)

2. Zaman Khilafah l
(dipimpin sahabat - sahabat Nabi Abu Bakar, Umar bin Khatab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib ra).

3. Zaman Al-mulk kerajaan
(Berakhir runtuhnya Dinasti Utsmani di turki kalau di indonesia Majapahit, Sriwijaya, dan lainnya).

4. Zaman Jababiro
(Jaman kebebasan maksiat dimana-mana dan kita hidup di zaman ini). 
Fitnah - fitnah bertebaran untuk melemahkan sekaligus menjatuhkan kaum Muslimin dari dalam (era fitnah terbesar akan terjadi saat Dajjal muncul karena kepandaiannya membohongi umat manusia), Orang-orang yang tidak cakap / dzolim menjadi penguasa (pemimpin), jumlah umat Islam banyak tetapi bagaikan buih diatas laut (sedikit yang berjihad untuk membela Islam). Zaman ini sudah terjadi dan sedang kita jalani, salah satunya fitnah yang kita kenal adalah Islam dikaitkan dengan teroris dan sebaginya.
Astaghfirullah.....

5. Zaman Khilafah ll
(Zaman yang mana suasana seperti pada zaman Rasululloh SAW, nanti umat Islam akan dipimpin Imam Mahdi hanya berlangsung lebih kurang 9 tahun.

Pada zaman ini pula Dajjal muncul, Nabi Isa jg muncul turun dari langit di menara putih sebelah timur kota Damaskus (Suriah) diwaktu subuh, dia meletakkan kedua telapak tangannya di atas sayap dua malaikat, ia ditugaskan untuk membunuh Dajjal dan mengungkapkan kebenaran sehingga meng-Islamkan orang2 Kafir/Nashoro, karena itulah dia disebut sang penyelamat umatnya (sang juru selamat /Al Masih) ia akan memerintah di bumi dengan hukum Islam dan menjadi sebagai umat muhammad, karena nabi muhammad adalah nabi penutup akhir zaman yang terakhir setelah beliau (Isa), dan merujuk kepada Al Quran kitab terakhir di muka bumi sebagai penyempurna dari kitab - kitab sebelumnya, di masa itu dunia akan tentram dan damai. Nabi Isa akan menetap di bumi selama 7 tahun hingga kemudian ia meninggal dunia.

Para Ulama hadits memprediksi tentang usia umur umat Islam :

1. Ibnu Hajar Asqalani
seorang ulama pakar hadits, kitab beliau yg populer di indonesia adalah Fathul Barri Beliau berkata umur umat Islam sampai 1476 H.

2. Imam As-syuyuthi
Beliau mengatakan umur umat Islam sampai 1477 H

3. Ibnu Hajar Hambali
kata Beliau umur umat Islam lebih dari 1400 H namun tdk sampai 1500 H. Allahu Akbar sekarang umur umat Islam sudah sampai pada 1438 H (2017).

Hari kiamat tdk ada yg tau termasuk Rasululloh SAW namun mengenai umur umat Islam, Rasulullah sudah memberi bocoran tidak sampai 1500 H.



Kelak diakhir jaman Allah SWT akan wafatkan serentak umat islam dimuka bumi dan yg tersisa hanyalah orang kafir yg akan menyaksikan hancurnya bumi gunung laut langit dan seluruh alam (baca Al-Qoriah, Al-Qiyamah, Al-Waqiah).

Diantara tanda kiamat kata Rasulullah SAW akan muncul Dukhan (kabut hitam) yang menyelimuti bumi selama 40 hari 40 malam, lalu sahabat bertanya Ya Rasulullah kapan itu terjadi???

Kata Baginda Nabi SAW itu terjadi apabila
- Pertama KALAU PENYANYI WANITA BERMUNCULAN DIMANA-MANA
- Yang kedua kata Rasulullah SAW, kalau alat musik dicintai oleh umatku dan minuman keras dimana-mana...
Saudaraku,... tanda2 diatas sudah muncul semua sekarang..........

Mumpung masih ada waktu, mari segera benahi diri, perbaiki kualitas ibadah dan perbanyak amal sholih untuk bekal di akherat nanti....
Wallahu'alam....

*Sudah Siapkah?
Note:
Kajian ilmiah seluruh Pakar Iptek di timur & barat sdh 100% membenarkan Peringatan Rasulullah 14 abad yg lalu...! & janji Allah pasti benar & tepat...!

BADAN Meteorologi dan Geofisika menyatakan bahwa akan terjadi kemarau panjang yang akan melanda dunia.
Diperkirakan kemarau panjang tersebut akan dimulai tahun 2019 hingga 2022. Cadangan air dunia saat ini hanya tersisa 3% saja.

Lalu apa artinya informasi ini bagi kita?
Artinya adalah keluarnya Dajjal telah sangat dekat.
Dan munculnya Imam Mahdi telah berada di tengah - tengah kita, tanpa kita sadari.

Ini berarti apa yang disabdakan Rasulullah telah terbukti.
Dalam hadits tentang kisah Tamim Ad-Dari, keluarnya Dajjal di tandai dengan keringnya danau Thabariyyah (Tiberias), keringnya mata air Zughar, dan pohon kurma Baisan tidak berbuah lagi. Dan jika kita mengikuti perkembangan informasi terakhir tentang tiga pertanda tersebut, sudah nyata terjadi.

Sudah dua tahun ini, pohon kurma di Baisan tidak berbuah lagi. Di ikuti dengan semakin minusnya mata air Zughar. Dan yang paling mencengangkan adalah surutnya air di danau Tiberias di Israel sudah sangat mengkhawatirkan.
Sedemikian, sehingga pemerintah Israel sibuk mencari sumber air lain salah satunya perencanaan penyulingan air laut. 

Dalam hadits lain dikatakan bahwa Dajjal akan keluar dari sarangnya ditandai terjadinya kemarau dan kekeringan selama kurun 3 tahun, karena itulah dajjal di berikan kelebihan oleh Allah salah satunya dapat menurunkan hujan.

Dan sebagaimana disebutkan di atas, bahwa Badan Meteorologi dan Geofisika telah memperkirakan kekeringan panjang akan dimulai tahun 2019 hingga 2022.

Jika di antara kita ada yang pernah berhaji dari tahun 2011, 2012, 2013, 2014, maka insya Allah pernah berjumpa dengan “calon Imam Mahdi” di dekat Ka’bah. Dan hanya orang-orang khusus saja yang mengetahui tanda tandanya. Dan kemunculan Imam Mahdi ini seperti yang pernah di nubuwahkan oleh Rasulullah adalah ditandai wafatnya Raja yang namanya bermakna nama hewan. 

Bisa jadi ia adalah Raja Fahd (Fahd: singa). Setelah itu terjadi perselisihan. Dan naik tahta raja yang banyak dosa, kemudian meninggal, kemudian muncul raja yang baik. (Bisa jadi ia adalah Raja Salman). Wallahu a’lam.

Di masa atau setelah masa pemerintahan Raja Salman inilah terjadinya pembai’atan atas Imam Mahdi. Dari pertanda ayat - ayat qauniyah tersebut, kesimpulannya adalah akhir dari fananya dunia ini sudah demikian dekat.

Marilah kita berbuat baik semaksimal mungkin, dan ajaklah setiap berjumpa sesama muslim dimanapun, untuk semakin bersungguh - sungguh memperbanyak amal akhirat. 

Kiamat menurut Agama Islam ditandai dengan beberapa petanda.

- Kemunculan Imam Mahdi
- Kemunculan Dajjal
- Turunnya Nabi Isa
- Kemunculan Yakjuj dan Makjuj
- Terbitnya matahari dari Barat ke Timur (sudah di jelaskan  secara ilmiah oleh ilmuan NASA bahwa memang akan terjadi karena daya gravitasi bumi yang kacau, karena perubahan gravitasi setiap tahun, dan itu puncaknya)
- Pintu pengampunan akan ditutup
- Dab'bat al-Ard akan keluar dari tanah & akan menandai muslim yang sebenar-benarnya
- Kabut selama 40 Hari akan mematikan semua orang beriman sejati sehingga mereka tidak perlu mengalami tanda-tanda kiamat lainnya
- Sebuah kebakaran besar akan menyebabkan kerusakan
- Pemusnahan/runtuhnya Kabah
- Tulisan dalam Al-Quran akan lenyap
- Sangkakala akan ditiup pertama kalinya membuat semua makhluk hidup merasa bimbang dan ketakutan
- Tiupan sangkakala yang kedua kalinya akan membuat semua makhluk hidup mati hingga bumi dibiarkan kosong hingga berpuluhan tahun hingga berubah menjadi padang mahsyar dan tiupan yang ketiga membuat setiap makhluk hidup bangkit kembali (dari tulang sulbi/tulang ekor, tulang ini tidak dapat di hancurkan dengan cara apapun dibakar, digilas, ditumbuk dll, sudah dibuktikan secara ilmiah, karena alasan ini untuk manusia dibangkitkan), saat dibangkitkan inilah kondisi matahari berada sejengkal di atas kepala, karena matahari akan habis umurnya (sudah di jelaskan secara ilmiah oleh ilmuan NASA umur matahari yang memang tidak lama lagi, pada masanya ia akan membengkak berkali lipat besarnya sebelum menyusut dan meledak menjadi super nova).
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati




Tiberias merupakan danau air tawar yang posisinya paling rendah di dunia. Secara geografis wilayahnya terletak di Palestina dan Suriah, namun saat ini sudah dikuasai oleh Israel. Danau ini menjadi sumber air bersih bagi penduduk Israel untuk pertanian, sanitasi, dan air minum.

Danau Tiberias ternyata memiliki arti penting bagi umat Islam. Dalam sebuah hadist, Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa danau yang juga dijuluki Galilee ini menandai kedatangan Dajjal, sosok eskatologi Islam yang dilaknat Allah dan akan muncul pada akhir zaman.

Ironisnya, kondisi saat ini menunjukan debit air Tiberia yang terus menurun dengan drastis. Sejumlah pakar menyebutkan bahwa saat ini hanya tinggal menunggu waktu untuk mengering. Lantas benarkah Dajjal akan segera muncul dan membuat kerusakan di muka bumi?

Pemerintah Israel dikutip dari situs www.savekinneret.com, menjelaskan bahwa  Danau Kinneret (Tiberias) sedang mengering dan prediksi terjadi puncaknya di tahun 2021. Hal ini disebabkan curah hujan di wilayah tersebut di bawah rata-rata. Sedangkan ketinggian air kini sudah berada pada "garis hitam", di mana air tidak akan bisa dipompa lagi dan menyebabkan gangguan pada pasokan air.

Setiap hari, sekitar 1,7 juta meter kubik air terkuras dari Danau Tiberia atau sekitar 400 juta meter kubik per tahun. Dengan kondisi ini, debit air terus menurun dan diperkirakan akan terus terjadi. Mengingat di Israel terjadi peningkatan populasi, baik karena kelahiran, migrasi orang orang Yahudi dari berbagai penjuru dunia menuju Israel, maupun kebutuhan industri dan pertanian di sana.

Sesekali debit air mengalami peningkatan jika iklim dan cuaca dan mendukung. Namun, hingga kini kondisi permukaanya masih bertengger di garis hitam. Hal ini menjadi persoalan serius  bagi negara tersebut.

Ternyata tidak hanya menjadi masalah serius bagi Israel, persoalan penyusutan Danau Tiberia menjadi tanda kemunculan Dajjal. Sosok makhluk bermata satu ini menjadi musuh umat islam yang kehadirannya masih menjadi misteri. Namun Nabi Muhammad SAW memberikan tanda-tanda bagaimana kemunculan Dajjal. Salah satu tandanya adalah turunnya permukaan air danau ini.

Rasulullah SAW menjelaskan dalam satu riwayat Imam Muslim, diriwayatkan dari Fatimah binti Qais bahwa beliau radhiallahu 'anhu berkata:

“Saya mendengar juru panggil Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyeru: Shalat Jama’ah! Shalat jama’ah” (panggilan seperti ini biasanya hanya pada waktu shalat atau apabila ada sesuatu yang sangat penting). Fatimah binti Qais melanjutkan, “Maka saya pun pergi ke masjid dan shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan saya berada pada shaf pertama para wanita. Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah selesai beliau duduk di atas mimbar.

Beliau tertawa kemudian berkata,’Hendaklah masing-masing tetap di tempat! Tahukah Anda semua mengapa saya kumpulkan?’ Para Shahabat menjawab, ‘Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Bukan karena suatu kabar gembira, bukan pula karena suatu ancaman, tetapi karena Tamim ad-Dari tadinya seorang pemeluk nasrani lalu dia datang menyatakan keislamannya dan menceritakan kepada saya kejadian yang sesuai dengan yang pernah saya sampaikan kepada kalian semua tentang al-Masih ad-Dajjal. Dia menceritakan kepada saya bahwa dia berlayar dengan tiga puluh orang dari Lakhm dan Juzam, lalu ombak besar membuat mereka terombang ambing di lautan sebulan lamanya hingga akhirnya mereka terdampar di sebuah pulau di arah timur matahari. Mereka pun turun dan duduk beristirahat dekat kapal mereka lalu memasuki pulau tersebut. Mereka kemudian bertemu dengan makhluk melata yang dipenuhi bulu. Saking banyaknya bulunya mereka tidak tahu mana bagian depan dan bagian belakangnya. Mereka berkata, Makhluk apakah Engkau ini?’ Makhluk itu berkata, Aku adalah Jassasah (Pengintai).’ Mereka bertanya, Apa itu Jassasah?’ Makhluk tu menjawab, ‘Pergilah kalian menemui laki-laki yang ada di gedung besar sana, dia sangat ingin mendengar berita dari kalian.’

Tamim berkata, ‘Ketika dia menyebut nama seorang laki-laki, kami takut bahwa makhluk itu adalah setan. Maka kami pun bergegas pergi sampai kami menemukan bangunan besar itu lalu masuk ke dalamnya. Di sana ada seorang manusia yang paling besar dan paling kuat yang pernah kami lihat. Kedua tangannya terbelenggu ke lehernya diantara kedua lutut dan sikunya. Kami berkata, ‘Celakalah engkau, makhluk apakah engkau ini?’

Dia menjawab, kalian mampu menemukanku, beritahu saya siapa kalian ini!’ Mereka (Tamim dan rombongan) menjawab, ‘Kami adalah orang-orang Arab, kami naik kapal laut, tiba-tiba ombak pasang dan kami pun terombang-ambing selama satu bulan sampai akhirnya terdampar di pulau Anda ini. Kami pun merapat dan memasukinya. Tiba-tiba kami bertemu dengan makhluk melata yang berbulu sangat lebat sehingga sulit mengetahui mana depan dan mana bagian belakangnya. Kami berkata kepadanya, ‘Celakalah engkau, makhluk apakah kau ini?’ Dia menjawab, Aku adalah jassasah (Pengintai).’ Kami pun berkata, Apakah jassasah itu?’ Dia berkata, ‘Pergilah temui laki-laki yang ada di bangunan besar itu karena dia sangat ingin mendengarkan berita dari kalian!’ Maka kami pun bergegas menemuimu, dan merasa takut dengan makhluk itu dan menyangka dia adalah setan.

Laki-laki besar itu berkata, ‘Beritahukan kepada saya tentang kebun kurma Baisan!’ Kami berkata, ‘Tentang apanya yang ingin engkau ketahui?’ Dia berkata, ‘Tentang pohon-pohon kurmanya, apakah masih berbuah?’ Kami berkata, ‘Ya.’ Dia berkata, ‘Ketahuilah kurma-kurma itu hampir tidak lagi berbuah. Beritakan kepadaku tentang danau Tiberias!’ Kami pun berkata, ‘Tentang apanya yang ingin engkau ketahui?’ Dia berkata, Apakah di sana ada airnya?’ Kami menjawab, ‘Danau itu banyak airnya, ‘Dia berkata, ‘Ketahuilah airnya tak lama lagi akan habis.

Beritahu saya tentang sumber air Zagar!’ Kami berkata, ‘Tentang apanya yang ingin engkau ketahui?’ Dia berkata, Apakah masih banyak airnya? Apakah penduduk sekitarnya memanfaatkan airnya untuk bercocok tanam?’ Kami menjawab, ‘Ya, airnya banyak, penduduk sekitar memanfaatkannya untuk bercocok tanam.’

Dia berkata, ‘Beritakan kepada saya tentang Nabi kaum yang ummi, apa yang telah dilakukannya?’ Mereka menjawab, ‘Dia telah muncul di Mekkah dan tinggal di Yasrib,’ Dia berkata, Apakah orang-orang Arab memerangi mereka?’ Kami menjawab, ‘Ya.’ Dia berkata, Apa yang dilakukannya kepada mereka?’ Maka kami pun memberitahurnya bahwa telah tampak para pengikutnya dari kalangan orang-orang Arab, mereka mematuhinya. Dia berkata, ‘Itu sudah terjadi?’

Kami menjawab, ‘Ya,’ Dia berkata, jika demikian maka yang terbaik bagi kalian ialah mematuhinya. Aku beritahukan kepada kalian siapa sesungguhnya aku ini. Aku adalah al-Masih, hampir datang waktunya aku diizinkan keluar, lalu akan berjalan mengelilingi bumi, tidak satu kampung pun yang tidak kusinggahi dalam waktu empat puluh malam kecuali Mekkah dan Taibah karena keduanya diharamkan atasku. Setiap kali aku berusaha untuk memasuki salah satu dari keduanya aku akan dihadang oleh Malaikat yang memegang pedang mengusir saya menjauhi kedua kota itu. Setiap celah kota itu dijaga oleh para malaikat.”

Fatimah binti Qais (perawi hadits) berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghentakkan tongkat beliau ke mimbar dan berkata, ‘Inilah Taibah, inilah Taibah (maksud beliau Madinah). Bukankah saya pernah menyampaikannya hal seperti ini kepada kalian?’ Para hadirin menjawab, ‘Benar,’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam melanjutkan, ‘Sesungguhnya apa yang disampaikan oleh Tamim membuatku kagum karena sesuai dengan yang pernah saya sampaikan kepada kalian tentang Dajjal, Madinah dan Mekkah. Dia berada di laut Syam atau laut Yaman; bukan, tetapi dia ada di timur, dia ada di timur, dia ada di timur!’ Beliau pun memberi isyarat dengan tangannya ke arah timur. Fatimah melanjutkan, “Maka saya pun menghafalnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Dengan berita ini, tentu saja penyusutan Danau Tiberias menjadi salah satu tanda kemunculan Dajjal. Sebagai muslim, kita harus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT agar kita terhindar dari fitnah Dajjal, karena dia mengaku sebagai tuhan, pandai membohongi manusia, mampu menurunkan hujan, menyuburkan tanaman, dan lain sebagainya hingga sampai menghidupkan orang mati yang ia bunuh. Iman adalah percaya kepada Allah dan tanda - tanda hari akhir, jika tidak memiliki iman maka sudah pasti akan mudah terjerumus fitnah Dajjal.

Share Artikel Ini:
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati



BERIKUT ini adalah sebuah pengalaman menakjubkan yang di tuturkan oleh Haekal Siregar, penulis yang dikenal lewat buku “Nikah Dini Keren”, saat menunaikan Ibadah Haji tiga tahun lalu. Kejadian ini sendiri berlangsung tepatnya tanggal 24 Juni 2014.


Ada sebuah kisah menarik di Masjid Nabawi.


Suatu hari, tatkala subuh menjelang, saya bersama teman saya, Pak Anang, kebagian tugas menjaga seorang kakek bernama Daeng Manggati Adam, anggota rombongan saya. Kakek ini, saking tuanya, sudah sedikit pikun. Baru keluar hotel sedikit, sudah lupa arah pulang.



Bahkan saluran kemihnya pun sudah tidak terkontrol sehingga perlu dipakaikan popok agar tidak buang air kecil kemana-mana. Tambahan lagi, berhubung sang kakek selama hidupnya mungkin tinggal di daerah (Makassar), bahasa Indonesianya pun kurang jelas, sehingga kami yang tinggal sekamar selama sepuluh hari saja, sampai akhir tidak bisa begitu jelas mendengarkan ucapan sang kakek.
Nah, sampai di Masjid Nabawi, sekitar pukul 3 dini hari, ternyata masjid sudah luar biasa penuh. Ribuan orang sholat sunat, membaca quran, berdoa, dan sebagainya. Berhubung kami juga ‘wisatawan’, kami (saya dan Pak Anang) tidak mau kehilangan kesempatan untuk mengantri berdoa di Raudhoh (tempat antara Makam Rasulullah dan mimbar beliau, tempat mustajab doa di Madinah).

Itu antriannya, sudah penuh! Mungkin mereka mulai mengantri dari jam 1 kali ya. Nah, sempat kepikiran untuk bergantian. Saya dulu mengantri, baru setelah itu giliran Pak Anang. Dengan begitu, sang kakek akan selalu dijaga oleh seseorang. Tapi dasar sama-sama wisatawan, kami gak ada yang mau mengalah. Jadilah kami berdua mengantri bersama di Raudhoh, setelah mewanti-wanti dengan tegas, agar si kakek tetap di tempat dan tidak kemana-mana.

Singkat kata, proses mengantri sampai balik lagi ke tempat semula, memakan waktu kira-kira satu jam. Saya pun terpisah dengan Pak Anang saking penuhnya antrian. Lega dan bersyukur memperoleh kesempatan berdoa di Raudhoh, saya balik lagi ke tempat semula (tandanya adalah tiang, dan saya ingat betul tiangnya).

Ternyata, setelah balik ke tempat semula, sang kakek sudah tidak ada lagi di situ! Panik dong! Di tengah ribuan orang begitu, bagaimana pula caranya saya mencari seorang kakek!
Itu tiang tempat saya tinggalkan sang kakek, sampai saya putari untuk mencari keberadaan sang kakek. Plus saya putari juga tiang-tiang  sekitar situ. Sama sekali tidak ketemu! Total saya mencari sang kakek sekitar 2 jam, sampai jam 6. Diselingi oleh sholat subuh.

Masih positive thinking, saya balik ke hotel. Berharap sang kakek sudah dibawa oleh Pak Anang pulang. Ternyata, di hotel pun, sang kakek masih tidak ada! Celakanya, Pak Anang juga menyangka sang kakek bersama saya.

Atas saran pembimbing kami, Mbak Elly Lubis, kami menunggu saja kabar siapa tahu ada yang menghubungi nomer yang ada di kalung sang kakek. Sayangnya, nomer tersebut adalah nomer Indonesia, dan saya sendiri sih, mencoba beberapa kali menelepon nomer tersebut, namun tidak pernah tersambung.

Sampai dzuhur, tidak ada kabar apapun terkait keberadaan sang kakek. Waktu sholat dzuhur, saya dan Pak Anang akhirnya memutuskan untuk kembali lagi ke lemari tempat kami meletakkan sandal bersama sandal sang kakek. Di situ, saya sampai menunjukkan kepada Pak Anang, bahwa sandal sang kakek masih ada di situ. Artinya, sang kakek seharusnya tidak kemana-mana, atau paling tidak, dia kemana-mana tidak pakai sandal!

Selesai sholat dzuhur, kami mencoba untuk mencari lagi sang kakek sekitar 1 jam, tanpa hasil. Begitu juga waktu ashar. Akhirnya hari itu kami tour Kota Madinah dengan hati berat membayangkan sang kakek yang dari pagi buta belum makan.
Selesai tour paska ashar, sekitar pukul 16.30, saya kembali ke kamar. Untuk mendapati sang kakek sudah selimutan di tempat tidurnya!
Nah, di sinilah keanehan cerita sang kakek.

Ternyata, sang kakek dari sejak kami tinggal ke Raudhoh, beliau tidak bergerak kemana-mana! Padahal waktu mencarinya, saya sampai memutari tiang tersebut berkali-kali, namun tidak bisa saya lihat tuh sang kakek! Kemudian, keanehan kedua, ternyata waktu dzuhur, sang kakek akhirnya memutuskan untuk duduk di bawah lemari penitipan sandal! Tempat yang tepat kami datangi ketika melihat sandal si kakek masih di situ. Dan sekali lagi, kami tidak melihat sang kakek.

Nah keanehan ketiga yang paling dahsyat! Pernah sholat ied di Istiqlal? Nah, kondisi Masjid Nabawi serupa dengan kondisi penuhnya sholat ied di Istiqlal, hanya saja masjid ini penuh 5x sehari. Pada kondisi penuh seperti itu, sang kakek (yang sama sekali tidak terlihat bingung atau bertanya-tanya pada orang sekitar), dengan ratusan orang seumuran sang kakek di situ, sebesar apa kemungkinannya ada orang tiba-tiba bertanya pada sang kakek, di negeri yang berbahasa arab ini, dengan menngunakan bahasa Indonesia?

Jadi, pada saat ba’da ashar, sang kakek cerita, dia didatangi oleh seorang lelaki, dengan pakaian seperti anggota Jamaat Tabligh (versi sang kakek), dengan wajah arab, berjenggot tebal, tiba-tiba bertanya dengan bahasa Indonesia ke si kakek, “Sedang apa, pak?”
“Sedang menunggu teman saya,” jawab sang kakek.
“Mari ikut saya, pak,” ajak lelaki tersebut.

Dan ternyata, lelaki tersebut mengantarkan sang kakek, ke hotel tempat kami menginap, sampai ke kamar langsung! Di lantai 14! Tanpa bertanya ke sang kakek, dimana letak hotelnya, apalagi kamarnya! Dan seandainyapun bertanya, saya yakin sang kakek tidak bisa menunjukkan dengan jelas letak hotel tempat kami menginap, apalagi kamarnya! Subhanallaah, Allahu akbar!

Mbak Elly Lubis, pembimbing kami, yang tiap bulan ke Madinah-Mekah, sampai merinding ketika mendengar cerita sang kakek. Benar-benar di luar akal kami untuk mencerna siapa sebenarnya lelaki yang mengantar sang kakek sampai ke kamar tersebut? Apakah malaikat? Entahlah, kalau memang itu benar malaikat yang menjelma kami pun tidaklah heran, karena tempat suci itu banyak di jaga malaikat.

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

RISALAH MUSLIM



BALASAN BAGI YANG MENINGGALKAN SHOLAT

Di Riwayatkan bahwa pada suatu hari Rasulullah S.A.W sedang duduk bersama para sahabat, kemudian datang pemuda Arab yang masuk kedalam mesjid dengan menangis. Apabila Rasulullah S.A.W melihat pemuda itu menangis maka baginda pun berkata, “Wahai orang muda kenapa kamu menangis?” Maka berkata orang muda itu, “Ya Rasulullah S.A.W, ayah saya telah meninggal dunia dan tidak ada kain kafan dan tidak ada orang yang hendak memandikannya.”

Lalu Rasulullah S.A.W memerintahkan Abu Bakar r.a. dan Umar r.a. ikut orang muda itu untuk melihat masalahnya. Setelah mengikut orang itu, maka Abu Bakar r.a dan Umar r.a mendapati ayah orang mudah itu telah bertukar rupa menjadi babi hitam, maka mereka pun kembali dan memberitahu kepada Rasulullah S.A.W, “Ya Rasulullah S.A.W, kami lihat mayat ayah orang ini bertukar menjadi babi hutan yang hitam.”

Kemudian Rasulullah S.A.W dan para sahabat pun pergi ke rumah orang muda dan baginda pun berdoa kepada Allah S.W.T, kemudian mayat itu pun bertukar kepada bentuk manusia semula. Lalu Rasulullah S.A.W dan para sahabat menyembahyangkan mayat tersebut. Apabila mayat itu hendak dikebumikan, maka sekali lagi mayat itu berubah menjadi seperti babi hutan yang hitam, maka Rasulullah S.A.W pun bertanya kepada pemuda itu, “Wahai orang muda, apakah yang telah dilakukan oleh ayahmu sewaktu dia di dunia dulu?” Berkata orang muda itu, “Sebenarnya ayahku ini tidak mau untuk mengerjakan sholat.”

Kemudian Rasulullah S.A.W bersabda, “Wahai para sahabatku, lihatlah keadaan orang yang meninggalkan sembahyang. Di hari kiamat nanti akan dibangkitkan oleh Allah S.W.T seperti babi hutan yang hitam.”

Di zaman Abu Bakar r.a ada seorang lelaki yang meninggal dunia dan sewaktu mereka menyembahyanginya tiba-tiba kain kafan itu bergerak. Apabila mereka membuka kain kafan itu mereka melihat ada seekor ular sedang membelit leher mayat tersebut serta memakan daging dan menghisap darah mayat. Lalu mereka mencoba membunuh ular itu. Apabila mereka mencoba untuk membunuh ular itu, maka berkata ular tersebut, “Laa ilaaha illallahu Muhammadu Rasulullah, mengapakah kamu semua hendak membunuh aku? Aku tidak berdosa dan aku tidak bersalah. Allah S.W.T yang memerintahkan kepadaku supaya menyiksanya sehingga sampai hari kiamat. Lalu para sahabat bertanya, “Apakah kesalahan yang telah dilakukan oleh mayat ini? ”Berkata ular: “Dia telah melakukan tiga kesalahan, di antaranya. ”Apabila dia mendengar azan, dia tidak mau datang untuk sembahyang berjamaah. Dia tidak mau keluarkan zakat hartanya, Dia tidak mau mendengar nasehat para ulama. Maka inilah balasannya!”

10 ORANG YANG SHOLATNYA TIDAK DITERIMA ALLAH SWT

Pada kali ini saya akan memberikan suatu hikmah kepada pengunjung mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kita semua sebagai pelajaran yang berarti dalam beribadah kepada Allah SWT. 10 orang solatnya tidak diterima oleh Allah S.W.T, antaranya :

  1. Orang lelaki yang shalat sendirian tanpa membaca sesuatu.
  2. Orang lelaki yang mengerjakan shalat tetapi tidak mengeluarkan zakat.
  3. Orang lelaki yang menjadi imam, padahal orang yang menjadi makmum membencinya.
  4. Orang lelaki yang melarikan diri.
  5. Orang lelaki yang minum arak tanpa mau meninggalkannya (Taubat).
  6. Orang perempuan yang suaminya marah kepadanya.
  7. Orang perempuan yang mengerjakan shalat tanpa memakai tudung.
  8. Imam atau pemimpin yang sombong dan zalim menganiaya.
  9. Orang-orang yang suka makan riba.
  10. Orang yang shalatnya tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan yang keji dan mungkar.
AZAB MENINGGALKAN SHALAT

Dalam sebuah hadis menerangkan bahwa Rasulullah S.A.W telah bersabda : “Barangsiapa yang mengabaikan shalat secara berjamaah maka Allah S.W.T akan mengenakan 12 tindakan yang berbahaya ke atasnya. Tiga darinya akan diberikan semasa di dunia antaranya :

  1. Allah S.W.T akan menghilangkan berkat dari usahanya dan begitu juga terhadap rezekinya.
  2. Allah S.W.T mencabut nur orang-orang mukmin dari padanya.
  3. Dia akan dibenci oleh orang-orang yang beriman.

Tiga macam bahaya adalah ketika dia hendak mati, antaranya :
  1. Ruh dicabut ketika dia di dalam keadaan yang sangat haus walaupun ia telah meminum seluruh air laut.
  2. Dia akan merasa yang amat pedih ketika ruh dicabut keluar.
  3. Dia akan dirisaukan akan hilang imannya.
Tiga macam bahaya yang akan dihadapinya ketika berada di dalam kubur, antaranya :
  1. Dia akan merasa susah terhadap pertanyaan malaikat mungkar dan nakir yang sangat mengerikan.
  2. Kuburnya akan menjadi cukup gelap.
  3. Kuburnya akan menghimpit sehingga semua tulang rusuknya berkumpul (seperti jari bertemu jari).

Tiga lagi azab nanti di hari kiamat, antaranya :

  1. Hisab ke atasanya menjadi sangat berat.
  2. Allah S.W.T sangat murka kepadanya.
  3. Allah S.W.T akan menyiksanya dengan api neraka.
Khasiat shalawat Kepada Nabi SAW



Rasulullah S.A.W telah bersabda bahwa, “Malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail A.S. telah berkata kepadaku.” 
Berkata Jibril A.S. : “Wahai Rasulullah, barang siapa yang membaca selawat ke atasmu tiap-tiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan saya bimbing tangannya dan akan saya bawa dia melintasi titian seperti kilat menyambar.” 
Berkata pula Mikail A.S. : “Mereka yang berselawat ke atas kamu akan aku beri mereka itu minum dari telagamu.” 
Berkata pula Israfil A.S. : “Mereka yang bersalawat kepadamu akan aku sujud kepada Allah S.W.T dan aku tidak akan mengangkat kepalaku sehingga Allah S.W.T mengampuni orang itu.”
Malaikat Izrail A.S pula berkata : “Bagi mereka yang berselawat ke atasmu, akan aku cabut ruh mereka itu dengan selembut-lembutnya seperti aku mencabut ruh para nabi-nabi.”

Apakah kita tidak cinta kepada Rasulullah S.A.W.? Para malaikat memberikan jaminan masing-masing untuk orang-orang yang berselawat ke atas Rasulullah S.A.W.

Dengan kisah yang dikemukakan ini, kami harap para pembaca tidak akan melepaskan peluang untuk berselawat ke atas junjungan kita Nabi Muhammad S.A.W. Mudah-mudahan kita menjadi orang-orang kesayangan Allah, Rasul dan para malaikat.

Kelebihan Puasa 10 Muharam

Dari Ibnu Abbas r.a berkata Rasulullah S.A.W bersabda : ”Sesiapa yang berpuasa pada hari Asyura (10 Muharram) maka Allah S.W.T akan memberi kepadanya pahala 10,000 malaikat dan sesiapa yang berpuasa pada hari Asyura (10 Muharram) maka akan diberi pahala 10,000 orang berhaji dan berumrah, dan 10,000 pahala orang mati syahid, dan barang siapa yang mengusap kepala anak-anak yatim pada hari tersebut maka Allah S.W.T akan menaikkan dengan setiap rambut satu derajat. Dan sesiapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa pada orang mukmin pada hari Asyura, maka seolah-olah dia memberi makan pada seluruh ummat Rasulullah S.A.W yang berbuka puasa dan mengenyangkan perut mereka.”

Lalu para sahabat bertanya Rasulullah S.A.W : ”Ya Rasulullah S.A.W, adakah Allah telah melebihkan hari Asyura dari pada hari-hari lain?”. Maka berkata Rasulullah S.A.W : ” Ya, memang benar, Allah Taala menjadikan langit dan bumi pada hari Asyura, menjadikan laut pada hari Asyura, menjadikan bukit-bukit pada hari Asyura, menjadikan Nabi Adam dan juga Hawa pada hari Asyura, lahirnya Nabi Ibrahim juga pada hari Asyura, dan Allah S.W.T menyelamatkan Nabi Ibrahim dari api juga pada hari Asyura, Allah S.W.T menenggelamkan Fir’aun pada hari Asyura, menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub a.s pada hari Asyura, Allah S.W.T menerima taubat Nabi Adam pada hari Asyura, Allah S.W.T mengampunkan dosa Nabi Daud pada hari Asyura, Allah S.W.T mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman juga pada hari Asyura, dan akan terjadi hari kiamat itu juga pada hari Asyura “.


Tujuh Macam Pahala Yang akan Mendapat Berkah Setelah Mati



Dari Anas r.a. berkata bahwa ada tujuh macam pahala yang dapat diterima seseorang itu selepas matinya.

  • Sesiapa yang mendirikan masjid maka ia tetap pahalanya selagi mesjid itu digunakan oleh orang untuk beramal ibadah di dalamnya.
  • Sesiapa yang mengalirkan air sungai selagi ada orang yang minum daripadanya.
  • Sesiapa yang menulis mushaf ia akan mendapat pahala selagi ada orang yang membacanya.
  • Orang yang menggali perigi selagi ada orang yang menggunakannya.
  • Sesiapa yang menanam tanam-tanaman selagi ada yang memakannya baik dari manusia atau burung.
  • Mereka yang mengajarkan ilmu yang berguna selama ia diamalkan oleh orang yang mempelajarinya.
  • Orang yang meninggalkan anak yang soleh yang mana ia selalu mendoakan kedua orang tuanya dan beristighfar baginya yakni anak yang selalu diajari ilmu Al-Qur’an maka orang yang mengajarnya akan mendapat pahala selagi anak itu mengamalkan ajaran-ajarannya tanpa mengurangi pahala anak itu sendiri.

Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah S.A.W. telah bersabda : “Apabila telah mati anak Adam itu, maka terhentilah amalnya melainkan tiga macam :

  1. Sedekah yang berjalan terus (Sedekah Amal Jariah)
  2. Ilmu yang berguna dan diamalkan.
  3. Anak yang soleh yang mendoakan baik baginya.

Telah diceritakan bahawa Allah S.W.T telah menyuruh iblis datang kepada Nabi Muhammad s.a.w agar menjawab segala pertanyaan yang baginda tanyakan padanya. Pada suatu hari Iblis pun datang kepada baginda dengan menyerupai orang tua yang baik lagi bersih, sedang ditangannya memegang tongkat.

Bertanya Rasulullah s.a.w, “Siapakah kamu ini ?” Orang tua itu menjawab, “Aku adalah iblis.”
“Apa maksud kamu datang berjumpa aku ?” Orang tua itu menjawab, “Allah menyuruhku datang kepadamu agar kau bertanyakan kepadaku.” Baginda Rasulullah s.a.w lalu bertanya, “Hai iblis, berapa banyakkah musuhmu dari kalangan umat-umatku ?” Iblis menjawab, “Lima belas.”

Diantaranya :
  1. Engkau sendiri hai Muhammad.
  2. Imam dan pemimpin yang adil.
  3. Orang kaya yang merendah diri.
  4. Pedagang yang jujur dan amanah.
  5. Orang alim yang mengerjakan solat dengan khusyuk.
  6. Orang Mukmin yang memberi nasihat.
  7. Orang yang Mukmin yang berkasih-sayang.
  8. Orang yang tetap dan cepat bertaubat.
  9. Orang yang menjauhkan diri dari segala yang haram.
  10. Orang Mukmin yang selalu dalam keadaan suci.
  11. Orang Mukmin yang banyak bersedekah dan berderma.
  12. Orang Mukmin yang baik budi dan akhlaknya.
  13. Orang Mukmin yang bermanfaat kepada orang.
  14. Orang yang hafal al-Qur’an serta selalu membacanya.
  15. Orang yang berdiri melakukan solat di waktu malam sedang orang-orang lain semuanya tidur.

Kemudian Rasulullah s.a.w bertanya lagi, “Berapa banyakkah temanmu di kalangan umatku ?” Jawab iblis, “Sepuluh golongan” :

  1. Hakim yang tidak adil.
  2. Orang kaya yang sombong.
  3. Pedagang yang khianat.
  4. Orang pemabuk/peminum arak.
  5. Orang yang memutuskan tali persaudaraan.
  6. Pemilik harta riba.
  7. Pemakan harta anak yatim.
  8. Orang yang selalu lengah dalam mengerjakan solat/sering meninggalkan sholat.
  9. Orang yang enggan memberikan zakat.
  10. Orang yang selalu berangan-angan dan khayal dengan tidak ada faedah.

Mereka semua itu adalah sahabat-sahabatku yang setia.” Itulah di antara perbualan Nabi dan iblis. Sudah sepatutnya kita maklum bahwa sesungguhnya Iblis itu adalah musuh Allah dan manusia. Dari itu hendaklah kita selalu berhati-hati jangan sampai kita menjadi kawan iblis, karena barang siapa yang menjadi kawan iblis artinya menjadi musuh Allah. Demikianlah sebaliknya, barang siapa yang menjadi musuh iblis bererti menjadi kawan kekasih Allah.

Mudah-mudahan para pengunjung Djuli’s blog dapat mengambil hikmah didalam riwayat Nabi Muhammad SAW ini.

Oleh : Zainal Riyadi (asza84@gmail.com) & Djuli's blog

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati



Surat yang ke -56 di Al-Quran ini terletak pada juz ke 27 dan terdiri dari 96 ayat. Dinamakan Al-Waqi’ah karena diambil dari kata Al-Waqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini, yang artinya kiamat. Surah Al-Waqi’ah ini menerangkan tentang hari kiamat, balasan yang diterima oleh orang-orang mukmin dan orang-orang kafir. Diterangkan pula penciptaan manusia, tumbuh-tumbuhan, dan api, sebagai bukti kekuasaan Allah dan adanya hari berbangkit.
Muhammad Rasulullah SAW bersabda: 
(1). “Siapa membaca surat Al-Waqi’ah setiap hari, ia tidak akan ditimpa kefakiran.” 
(2) “Siapa membaca surat Al-Waqi’ah setiap malam, dia tidak akan ditimpa kesusahan atau kemiskinan selama-lamanya. (Diriwayatkan oleh Baihaqi dari Ibnu Mas’ud r.a.), 
(3). “Ajarkanlah surat Al-Waqi’ah kepada isteri-isterimu. Karena sesungguhnya ia adalah surah Kekayaan.” (Hadis riwayat Ibnu Ady), 
(4). “Barang siapa yang membaca surat Al-Waqi’ah setiap malam maka dia tidak akan tertimpa kefakiran dan kemiskinan selamanya. Surat Al-Waqi’ah adalah surah kekayaan, maka bacalah ia dan ajarkan kepada anak-anakmu semua.”
MANFAAT WIRID AL WAQI’AH:
1. Barangsiapa membaca surat Al-Waqi’ah pada setiap hari dan malam sebanyak 40 kali, selama 40 hari pula, maka Allah rezekinya mengalir terus dari berbagai penjuru.
2.  Berpuasa selama seminggu dimulai pada hari Jumaat. Setiap selesai sholat fardhu bacalah Surat Al-Waqi’ah ini sebanyak 25 kali hingga sampai malam Jumaat berikutnya. Pada malam Jumaat berikutnya, selepas sholat Maghrib bacalah surah ini sebanyak 25 kali, selepas sholat Isya’ bacalah surah ini 125 kali diikuti dengan sholawat Nabi 1000 kali. Setelah selesai amalan, hendaklah memperbanyakkan sedekah. Kemudian jadikan surah ini amalan rutin pada waktu pagi dan petang. Insya’Allah rezeki akan mengalir seperti air bah.
3. Berpuasa selama 7 hari, di mulai pada hari Jumat berakhir pada hari Kamis. Puasanya “tidak memakan sesuatu yang bernyawa / tidak makan ikan, daging, segala heiwan, hanya makan sayur-sayuran saja. Dalam 7 hari itu, sesudah solat fardhu, membaca surat Al-Waqi’ah sebanyak 25 kali. Apabila bacaan tersebut di mulai setelah sholat fardhu Subuh pada hari Jumaat pertama, maka diakhirilah pembacaan Al-Waqi’ah itu pada setelah fardhu Isya’ pada Jumaat berikutnya. Pada malam Jumat terakhir ini hendaklah membaca surah Al-Waqi’ah sebanyak 125 kali kemudian shlawat 1000 kali. Insya’Allah tidak akan mengalami kemiskinan seumur hidup.
4. Bila orang membiasakan membaca surat ini setiap malam satu kali, maka dia dijauhkan dari kemiskinan. Bila di baca 14 kali setiap selesai solat Asar, maka akan memperoleh kekayaan yang berlimpah ruah. Jika di baca surah ini sebanyak 41 kali segala hajat yang berkaitan dengan rezeki akan terkabul.
5. Surat ini jika dibaca di sisi orang yang sedang sekaratul maut, insyaAllah akan mempermudah roh keluar dari jasadnya. Jika dibaca di sisi orang sakit, diringankan sakitnya. Jika di tulis, kemudian dipakaikan kepada orang yang hendak bersalin, InsyaAllah segera melahirkan dengan mudah.
6. Jika membaca surat ini sebanyak 3 kali selepas solat subuh dan 3 kali selepas sholat Isya’. Insya Allah dalam waktu setahun ia akan di jadikan seorang hartawan yang dermawan.
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati



Aku katakan kepadamu bahwa keraguanku tak akan melemahkan atau menguatkan kepasrahan kepada apa yang aku ragukan, dan kenyataan akan kesibukan pemuasan diri tak pernah memalingkan dari penyempurnaan apa yang telah menjadi tujuanku.
Carilah sekarang cintaku dan sahabatku, untuk kau bayangkan dalam kesadaranmu sebuah keindahan yang lebih menarik dari pada semua yang indah, sebuah nyanyian yang lebih membahana dan nyanyian laut dan hutan belantara, maka carilah sesuatu yang membuat hatimu patah, dan keingintahuan akan membawamu kepada cinta.
Biarkan tubuhku beristirahat bersama waktu yang berlalu, biarkan mimpiku berakhir dan jiwaku terbangun bersama fajar, biarkan jiwamu memeluk jiwaku dan berikan aku ciuman harapan, jangan ada satupun kesedihan dan kepahitan yang tertuang ketanganku karena mereka akan menimbulkan duri diatas kuburku.
Mungkinkah aku yang dapat menjadi juru damai di jiwamu, yang akan mengubah ketidak selarasan dan persaingan dari unsur-unsurmu menjadi kesatuan dan melodi? Tapi bagaimana aku bisa, jika dirimu sendiri tidak menjadi pendamai, dan pencinta unsur-unsurmu sendiri?
Kesenangan adalah kesedihan yang tersembunyi, dan dari diri yang sama dari mana tawamu bangkit adalah diri yang seringkali kaupenuhi dengan air mata.
Ketika kamu gembira, lihatlah dikedalaman hatimu, dan kau akan melihat bahwa sebenarnya kamu sedang meratapi sesuatu yang pernah menjadi kebahagaianmu!
Kehidupan adalah jalan yang mengiringi usia muda, dan kecerdasan yang mengikuti kedewasaan, serta kebijaksanaan yang mencari keuzuran, pengetahuan adalah cahaya, memperkaya kehangatan hidup, dan semua dapat memperoleh jika mencarinya, tapi kalian malah mencari kegelapan, mengusir cahaya dan menantikan pancaran air dari bebatuan cadas.
Aku selalu mencintaimu wahai kalian, namun cinta itu bagiku sangat menyakitkan dan tak berguna untuk kalian, dan hari ini aku benci kalian, dengan kebencian bagaikan air bah yang menyapu ranting-ranting kering, dan hari ini pula aku telah memaafkan kelemahan kalian, namun maafku hanya menambah kelemahan kalian.
Di pagi hari aku terbangun dan mencari cahaya di luar, tapi mengapa! Seketika bayangan tubuhku berbaris dihadapanku dan aku tak tahu kemana harus melangkah, mencari apa yang tak ku mengerti, meraih apa yang tak ku inginkan.
Ketika tengah malam gelap, bayangan2 masa lalu menggangguku dan roh2 dari daerah tak dikenal mengunjungi dan mencariku, dan aku memandang mereka, berkata dan bertanya kepada mereka  dan dengan senyuman mereka menjawabku, tapi ketika aku hendak memeluk dan melindungi, mereka lari dariku dan memudar seperti mereka hanya asap di udara.
Pikiran aneh memperdayaiku baik ketakutan maupun kesenangan, dan hasrat menyerbuku dengan kesakitan dan kesenangan mereka, lalu aku termenung dan melihat rahasia diriku, diri tersembunyi yang tertawa dan menangis, yang berani dan takut akan herannya diriku.
Aku melihatnya berseri2 dan berubah dihadapanku menjadi wanita dengan rambut panjang tergerai, yang memandangi diriku dari balik kelopak matanya yang terlukis cinta, dan yang tersenyum padaku semanis madu dan yang membentangkan tangan putihnya padaku, dengan harum dupa dan kemenyan. Bahkan ketika aku sedang melihatnya, mereka menghilang seperti kabut yang terkoyak, meninggalkan ruang dengan gelak tawa mencemooh.
Bukan dari tulang ubun ia dicipta sebab bahaya menjadikannya dalam sanjung dan puja, tak juga dari tulang kaki sebab nista menjadikannya diinjak dan diperbudak. Tapi dari tulang rusuk kiri dekat ke hati untuk dicintai dekat ke lengan untuk dilindungi.
Semua orang ingin menjadi sempurna, tapi menjadi sempurna itu melelahkan !! hanya dengan bersyukur atas apa yang telah di anugerahkan pada diri kitalah, kita bisa mencapai kesempurnaan.
Ingin kembali meraih cinta itu menjadi kenyataan, saat diriku dalam siksaan cinta, ku takut dirimu melenggang pergi tanpa pernah memikirkan ku di suatu saat nanti.
Cinta adalah misteri yang terkadang sulit dimengerti, cinta merupakan anugerah bagi insan manusia. Cinta adalah kebahagiaan yang terpancar dalam diri seseorang, meski terkadang cinta juga meninggalkan rasa sakit, akanah cinta selalu bersemi.
Terlihat rona mata yang indah, penuh dengan kedewasaan, ramah kala menyapa dan indah saat bertutur, entah harus berkata apa, hati ini terpikat karena pesonanya.
Biar semua berjalan alami, hingga kira rasa bosan, lalu ada bagian yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya, yang membawa kita kedunia baru, dan mendewasakan diri ini.
Dimatamu aku bukan siapa2 , bukan teman, sahabat, bahkan saudara, melainkan orang asing, namun biarlah orang asing ini singgah sejenak dalam istana cintamu walau hanya sedetik, dia akan pamit bila kau mau dan kan tinggal bila kau izinkan.
Jika hati adalah istana maka cinta adalah singgasana, ketulusan adalah mahkota terindah, senyum seorang kekasih adalah tahta tiada tara.
Aku bukanlah seorang malaikat, tapi ku ingin bahagiakannya, penuhi harapannya, dan tumbuhkan keceriaannya, putih tak selalu benar, buruk tak selalu hitam, dan bijak pun tak selalu netral. Hanya segelintir yang mengerti perasaanku, apakah masih dapat bila inginku menjadi malaikat yang tanpa sayap!!
Rayulah aku dan aku mungkin tak mempercayaimu, keritiklah aku dan mungkin aku tak menyukaimu, acuhkan aku dan mungkin aku tak memaafkanmu, semangatilah aku dan mungkin aku takkan melupakanmu..
Aku termenung di setiap dinginnya malam hanya memikirkan ketidakpastian, hanya menunggu kegundahan hati yang selalu bertanya2 apakah mugkin hatinya bisa untuk aku? Hanya rasa bimbangku & biarlah diriku mencintaimu hingga ujung waktuku.
Dunia fana penuh cinta semu, apa cinta kan berpisah darimu, walau tlah lama bersatu, seiring bergulirnya waktu, dunia fana kosong cinta sejati, cinta kepada yang maha suci, menghujam dalam dilubuk hati tetapi abadi di hati yang suci.
Akan kuatkah kaki yang melangkah, bila disapu duri yang menanti, akan kaburkah mata yang meratap, pada debu yang pastikan hinggap.
Mengharap senang dalm berjuang, bagai merindu rembulan ditengah siang, jalannya tak seindah sentuhan mata, pangkalnya jauh hujungnya belum tiba.  
Kau cukup berdiri saja disampingku, aku yang akan memutar dunia ini untukmu.
Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang karena pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus.
Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.
Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dekaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.
Cinta tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan, mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.
Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia karena cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.
Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang
Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.
Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.
Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.
Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau.
Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.
Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencoba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik, kepahitan yang penuh misteri.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.
Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, kerana kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.
Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, kerana cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya.
Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.


Ditulis kembali oleh : Setiawandjuli

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Manfaat Wirid Surat AL FATIHAH


Surah Al-Fatihah (الفاتح , al-Fātihah, “Pembukaan”) adalah surat pertama dalam Kitab Suci  Al Qur’an. Surah ini diturunkan di Mekah dan terdiri dari 7 ayat. Al-Fatihah merupakan surah yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap diantara surah-surah yang ada. Surah ini disebut Al-Fatihah (Pembukaan), karena dengan surah inilah dibuka dan dimulainya Al-Quran. Dinamakan Ummul Qur’an (induk Al-Quran/أمّ القرءان) atau Ummul Kitab (induk Al-Kitab/أمّ الكتاب) karena dia merupakan induk dari semua isi Al-Quran. Dinamakan pula As Sab’ul matsaany (tujuh yang berulang-ulang/السبع المثاني) karena jumlah ayatnya yang tujuh dan dibaca berulang-ulang dalam sholat.

Ada sebuah petunjuk barangsiapa yang membaca Al Fathihah diantara sembahyang sunat subuh dengan Fardhu Subuh sebanyak 41 kali, maka dia akan:
·         Derajat dan pangkatnya naik.
·         Tidak akan mengalami kemiskinan.
·         Allah SWT akan membayar hutangnya
·         Menyembuhkan segala penyakit.
·         Dikuatkan kelemahannya oleh Allah.
·         Usahanya berhasil sampai yang dicita-citakannya terkabul.

Ada sebuah riwayat. Suatu ketika murid Syaikh al Tamimi memberi penjelasan: “Suatu hari penyakit telah menyerang negeri Maltan dengan dahsyatnya sehingga banyak terjadi kematian setiap hari. Lalu tuan Syaikh al-Tamimi meminta sahabat dan muridnya membaca Fatihah kepada mereka yang sakit tersebut. “Maka kami pun membaca dan meniupkannya ke atas kepala orang sakit itu, seketika orang sakit itu pun sembuh dang penyakitnya berkurangan.”
Begitulah rahasia kehebatan Al Fatihah. Siapa yang membaca 41 kali Fathihah untuk seorang yang sakit, setelah itu dihembuskan kepadanya, Insya Allah dia akan sehat.
Ibnu Abas r.a menjelaskan Saidina Hassan bin Ali r.a cucu Rasulullah SAW sakit. Melihat cucunya sakit, Rasulullah mengambil air dan membacakan fatihah dan membacakan 41 kali dalam suatu wadah, kemudain air itu disapukan ke muka, kepala dan dua belah tangan dan kaki serta perut dan anggota tubuh lainnya. Maka, penyakitnya segera sembuh.
Maka siapa saja yang mengidap sesuatu penyakit baca Al Fatihah sebanyak 41 setelah tiupkan ke segelas air dan itu baca doa ini: “Ya Allah sembuhkanlah karena Engkau Maha Penyembuh. Ya Allah lindungi karena Engkau Maha Pelindung. Ya Allah pulihkan karena Engkau Maha Pemulih.”
Selanjutnya berikan air minum kepada orang yang mengidap penyakit dan sapukan ke mukanya serta ke seluruh tubuhnya, dengan ijin Allah SWT, maka sakitnya akan sembuh.
Inilah manfaat lengkap wirid Al Fatihah:
PENYEMBUHAN PSIKOLOGIS
Membaca al Fathihah sebanyak 100 kali sehari pada tiap-tiap selesai sholat maka dia akan:
·         Dimudahkan rezkinya
·         Dimudahkan kesulitannya.
·         Dibersihkan hatinya.
·         Diangkat darjatnya.
·         Dimudahkan pekerjaannya.
·         Dilepaskan dari dukacita
·         Dijauhkan dari mudharat.
·         Diberikan sifat rajin dan semangat.
·         Tidak mudah kecewa.
·         Dijauhkan dari syaitan.
·         Perilakunya cenderung berbuat kebajikan

MENGEMBALIKAN PANGKAT DERAJAT JABATAN
Saipa yang dipecat dari pekerjaannya atau jatuh pangkat yang disandangnya dan ia berharap mengembalikan pangkatnya yang telah hilang tersebut maka hendaklah ia membaca Fathihah sebanyak 41 kali diantara Sunat Subuh dan Fardhunya selama 40 hari. Jangan kurang dari bilangan ini dan jangan putuskan ayat-ayat yang dibaca. Insayallah pangkatnya semula akan kembali bahkan ia akan menyandang pangkat yang lebih tinggi.
OBAT MANDUL
Siapa yang mandul dan belum mendapat anak selama menikah hendaklah ia membaca surah Fathihah 41 kali selam 40 hari dengan tidak putus-putus dan tidak kurang bilangannya. Dibaca di antara Sunat Subuh dan Fardhu Subuh. Maka, ia akan sgera mendapatkan anak yang sholeh.
MENYEMBUHKAN PENYAKIT KULIT
Baca Al Fathihah sebanyak 7 kali, kemudian ludahkan diatas kapas dan tempelkan pada kulit yang luka atau kulit yang berpenyakit  maka dengan izin Allah kulitnya sembuh.
PEKERJAAN BERES
Siapa yang melakukan pekerjaan dan hendak menyelesaikan pekerjaan itu dengan baik, bacalah Fathihah di tengah malam sebanyak 41 kali. Insyaallah dimudahkan pekerjaannya dengan tidak mendapat gangguan dan semuanya beres.
PENGHILANG LAPAR DAN DAHAGA
Siapa yang kehausan karena berada dalam perjalanan yang jauh misalnya di tengah padang pasir, atau di tengah laut saat berlayar tersesat yang tidak ada sedikitpun air dan ia dahaga atau lapar, hendaklah ia membaca Fathihah sekali diatas tapak tangannya, kemudian ditiupkan diatas tapak tangannya itu dan disapukan ke muka dan perutnya. Insyaallah ia tidak akan merasa lapar atau dahaga pada hari itu.
MENGOBATI SAKIT TELINGA
Jika mengidap sakit telinga baru atau pun lama, hendaklah dituliskan Fathihah dalam satu kertas kemudian dihapuskan tulisan itu dengan minyak mawar dan titikkan ke dalam telinga, insayaallah telinganya sehat.
BELENGGU PUN TERLEPAS
Apabila suatu ketika kita mengalami peristiwa kejahatan dan dibelenggu atau dirantai, maka bacakan Al Fathihah 121 kali, kemudian hembuskan ke ikatan atau belenggu tersebut. Insya allah akan terurai ikatan atau belunggu tersebut dengan izin Allah.
PAGAR GAIB
Petunjuk yang lain, siapa membaca Fathihah sekali saat ia meletakkan kepalanya di bantal saat akan tidur kemudian dilanjutkan dengan membaca:  Surah Al-Ikhlas 3 kali,  surah al Falaq sekali, surah an Nas sekali maka ia selamat dari segala kejahatan serta menjadi dinding dari kejahatan gaib dari syaitan dan segala makhluk yang akan merasuki tubuhnya pada saat dia tidur.
MENYEMBUHKAN SAKIT PELUPA
Jika dibacakan Fatihah:
·         70 kali sehari
·         selama 7 hari

pada suatu yang wadah yang berisi air kemudian dihembuskan ke dalam air itu dan diberi minum kepada siapa yang kurang cerdas/ bodoh pelupa dan selalu negative thinking maka Insyaallah akan dibukakan pintu hatinya dan diberikan kepadanya kepahaman serta pengetahuan dan penyakit pelupanya segera sembuh. Pikirannya pun menjadi positive thinking

HAJAT SUKSES
Syaikh Mahayudin bin Arabi berkata: “Barangsiapa yang sedang menyelenggarakan hajat hendaklah ia membaca Al Fathihah sebanyak 41 kali, selepas sholat maghrib, jangan ia bergerak dari tempat duduknya, hingga selesai membaca sebanyak bilangan tersebut. Setelah itu bermohonlah kepada Tuhan hajatnya akan sukses maka dengan ijin Allah SWT, hajatnya alan lancer dan sukses tidak kurang suatu apa.
MINYAK FATIHAH
Jika di bacakan 70 kali Al Fathihah ke dalam minyak (apa saja jenis minyak) dan disimpan untuk persediaan agar mencegah masuk angin, atau untuk menyegarkan tenaga dan menyembuhkan urat. Juga bagi penyakit punggung dan pinggang. Insyaallah segera sehat apabila di gosokkan.
SEBAGAI PENAWAR
Jika disengat binatang berbisa seperti lipan, kala jengking atau binatang bersengat hendaklah diambil segelas air dan masukkan sedikit garam (butiran kasar) dalam air itu dan bacakan Al Fatihah sekali. Kemudian minumkan, Insyaallah bisa/racunnya akan hilang.

Sumber : KWA


Share Artikel Ini:
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati